Sunday, May 19, 2013
Kembara Mencari Diri - Part 4 : Life is too short
Tuesday, April 16, 2013
Over a Decade

Sunday, April 14, 2013
Kembara Mencari Diri - Part 3 : Temporary Escapism
Friday, April 12, 2013
Kembara mencari diri - Part 2 : Childhood
Wednesday, April 10, 2013
Kembara Mencari Diri - Part 1 : I'm ESFJ
The Caregiver
Friday, March 22, 2013
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Really I'm stress for the last 2 weeks (in fact I'm always stress, hahaha...) till one good morning last 2 days... I'm started crying alone.... thinking & muhasabah diri... "Apa yg aku nak kejarkan??? Ya Allah... I'm started with a small salary, RM750/monthly being a Tool & Jig Designer (bahasa kasarnya pelukis pelan... hohoho...) in year 2001 @ Altus engineering. Started crawling, climbing & marathon in this engineering field till today as a Senior Engineer @ PSI (walaupun x certified coz still undergraduate)... Boleh dikatakan aku "terpaksa" smbung blajaq kt UTMSpace sbb aku nk register as a graduate engineer... After 4 years the peaks of the burden seems too high... It's true my dear friend, to register as a part time student is damn easy, to complete it Ma-sya-Allah, rasa cm nk kibarkan bendera putih.... Aku kalah Ya ALLAH... Aku kalah ...
Sejak hari selasa ritu aku rasa sesak dada... serba tak kena... ada ayat yg terngiang2 di telinga... "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" aku teringat surah2 yg slalu aku baca masa di AIGS dulu, tapi masih x leh re-call... ayat apa tu... refer ke surah Al-waqiah.. bukan rupanyan... smpai lar aku mnta bantuan pakcik gugel... then, realize yg tu adalah Surah Ar-Rahman.
Inilah karma hidup aku minggu ne... Aku menangis... teresak2, merayuYa-Allah, kembalikanlah masa lapangku... aku penat Ya Allah, penat.... kenapa Kau x makbulkan doaku... Mungkin aku bukan hambaMu yg terbaik, selalu Ingkar... kadangkala lupa padaMu Ya Allah... buat2 lupa bila tugasan sendat menghenyakku... Tunjukkanlah ku jalan, mcm mana nak selesaikan masalahku, PSM belum bermula, buku x baca lagi, weken ne ada test lagi, tugasan pejabat dh overloaded, stay smpai kul 8@9pm pon masih x leh settel... Anak2 & Walid dh lama terbiar... Aku x smpat call mak hari2 cm slalu... Kembalikan kegembiraan aku.... Aku berjanji Ya Allah, aku akan lebih Istiqamah dlm mengerjakan Ibadahmu kalau kau tunaikan permintaan ku ini... Amin....
Engkau memang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani Ya Allah...Petang Selasa, my COO announce it officially during my team GOAL presentation, yg dia akan tolong aku unt PSM & with a help of a few bosses which is really expert with my PSM task "Modelling a transformer with a present of harmonics". Hari rabu, masa lunch aku makan smbil call Kak Amy, minta tolong godekkan Matlab Software unt aku... X smpai 20mins, An Iranian aka office-mate aku called masa aku pass by his desk, "do u wanna a matlab?" Smbil tersengih aku ngangguk kepala laju... He's not giving me only a software, provided, he's offering consultation & guidance for it. Alhamdulillah... Meeting my office Ir, late afternoon, he said, we can discuss your title later-on... hohoho.... sonotnyer...
Malam tu sambil menyumpah2 wat dwgs (mana x, jm dh kul 8.30mlm, tp working area aku penuh lagi. cm kul 2pm)... My AGM pass by my desk, he hear my mumbling (often, I guess.. :) ) & he said, "Linda we're overloaded. Tommorow pls transfer half of your task to MAA office" tanpa berlengah lagi aku angkat tangan wat peace ...ya beda bedu.... jgn lepaskan peluang keemasan ne... teringat kepada DFMK nyer motivasi pagi, "Bila mana kita memhon pada Allah, bukan semuanya dimakbulkan... Kita harus tahu, Allah hanya akan makbulkan doa itu bilamana ia adalah yg terbaik untuk kita & ia layak untuk kita" Agreed, 100%, cuma kadangkala, aku menjadi x keruan bila Allah tidak menunaikan permintaanku... Aku menjadi seorang pendesak... sebab aku mmg terdesak Ya Allah...
Sedikit perkongsian dari pakcik gugel :
Imam Ja’far Ash-shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, dan ketika membaca kalimat ‘Fabiayyi âlâi Rabbikumâ tukadzdzibân’, ia mengucapkan: Lâ bisyay-in min âlâika Rabbî akdzibu (tidak ada satu pun nikmat-Mu, duhai Tuhanku, yang aku dustakan), jika saat membacanya itu pada malam hari kemudian ia mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid; jika membacanya di siang hari kemudian mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).
| Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. [1] (Tuhan) Yang Maha Pemurah serta melimpah-limpah rahmatNya. [2] Dialah yang telah mengajarkan Al-Quran. [3] Dialah yang telah menciptakan manusia. [4] Dialah yang telah membolehkan manusia (bertutur) memberi dan menerima kenyataan. [5] Matahari dan bulan beredar dengan peraturan dan hitungan yang tertentu. [6] Dan tumbuh-tumbuhan yang melata serta pohon-pohon kayu-kayan, masing-masing tunduk menurut peraturanNya. [7] Dan langit dijadikannya (bumbung) tinggi, serta Dia mengadakan undang-undang dan peraturan neraca keadilan. [8] Supaya kamu tidak melampaui batas dalam menjalankan keadilan. [9] Dan betulkanlah cara menimbang itu dengan adil, serta janganlah kamu mengurangi barang yang ditimbang. [10] Dan bumi pula dijadikannya rata untuk kegunaan manusia dan makhluk-makhlukNya yang lain. [11] Terdapat padanya berbagai jenis buah-buahan dan pohon-pohon kurma yang ada kelopak-kelopak mayang. [12] Demikian juga terdapat biji-bijian yang ada jerami serta daun dan terdapat lagi bunga-bungaan yang harum. [13] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan (wahai umat manusia dan jin)? [14] Dia menciptakan manusia (lembaga Adam) dari tanah liat kering seperti tembikar. [15] Dan Dia telah menciptakan jin dari lidah api yang menjulang-julang. [16] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [17] (Dialah) Tuhan yang mentadbirkan dua timur dan Tuhan yang mentadbirkan dua barat. [18] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [19] Dia biarkan air dua laut (yang masin dan yang tawar) mengalir, sedang keduanya pula bertemu. [20] Di antara keduanya ada penyekat yang memisahkannya, masing-masing tidak melampaui sempadannya. [21] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [22] Dari kedua laut itu, keluar mutiara dan marjan. [23] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [24] Dan Dialah yang menguasai kapal-kapal yang belayar di laut, yang kembang tinggi layarnya seperti gunung-ganang. [25] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [26] Segala yang ada di muka bumi itu akan binasa. [27] Dan akan kekallah Zat Tuhanmu yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan. [28] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [29] Sekalian makhluk yang ada di langit dan di bumi sentiasa berhajat dan memohon kepadaNya. Tiap-tiap masa Dia di dalam urusan (mencipta dan mentadbirkan makhluk-makhlukNya)! [30] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [31] Kami hanya akan menguruskan hitungan dan balasan amal kamu sahaja (pada hari kiamat,) wahai manusia dan jin! [32] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [33] Wahai sekalian jin dan manusia! Kalau kamu dapat menembus keluar dari kawasan-kawasan langit dan bumi (untuk melarikan diri dari kekuasaan dan balasan Kami), maka cubalah kamu menembus keluar. Kamu tidak akan menembus keluar melainkan dengan satu kekuasaan (yang mengatasi kekuasaan Kami; masakan dapat)! [34] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [35] Kamu (wahai golongan yang kufur ingkar dari kalangan jin dan manusia) akan ditimpakan dengan api yang menjulang-julang dan leburan tembaga cair (yang membakar); dengan yang demikian, kamu tidak akan dapat mempertahankan diri (dari azab seksa itu). [36] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [37] Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah-belah lalu menjadilah ia merah mawar, berkilat seperti minyak. [38] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu yang kamu hendak dustakan? [39] Pada masa itu tiada sesiapapun, samada manusia atau jin yang akan ditanya tentang dosanya (kerana masing-masing dapat dikenal menurut keadaannya). [40] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [41] Orang-orang yang berdosa dapat dikenal dari tanda-tandanya, lalu dipegang dari atas kepala dan kakinya (serta diseret ke Neraka). [42] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [43] (Lalu dikatakan kepada mereka): Inilah Neraka Jahanam yang selalu orang-orang yang berdosa mendustakannya. [44] Mereka (terus diseksa) berulang-ulang di antara api Neraka dengan air yang menggelegak yang cukup masak panasnya! [45] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [46] Dan orang yang takut akan keadaan dirinya di mahkamah Tuhannya (untuk dihitung amalnya), disediakan baginya dua Syurga. [47] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [48] (Dua Syurga) yang ada berjenis-jenis pohon dan buah-buahan. [49] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [50] Pada kedua-dua Syurga itu terdapat dua mata air yang mengalir. [51] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan. 52] Pada kedua Syurga itu terdapat dua macam dari tiap-tiap jenis buah-buahan (yang biasa dan yang luar biasa). [53] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [54] Mereka (bersenang-senang di tempat masing-masing dalam Syurga itu dengan) berbaring di atas hamparan-hamparan, yang lapisan-lapisan sebelah dalamnya dari sutera tebal yang bersulam dan buah-buahan kedua-dua Syurga itu dekat (kepada mereka) untuk dipetik. [55] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [56] Di dalam Syurga-syurga itu terdapat bidadari-bidadari yang pandangannya tertumpu (kepada mereka semata-mata), yang tidak pernah disentuh sebelum mereka oleh manusia dan jin. [57] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [58] Bidadari-bidadari itu (cantik berseri) seperti permata delima dan marjan. [59] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [60] Bukankah tidak ada balasan bagi amal yang baik melainkan balasan yang baik juga? [61] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [62] Dan selain dari dua Syurga itu, dua Syurga lagi (untuk menjadi balasan bagi golongan peringkat yang kedua). [63] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [64] Kedua-duanya menghijau subur tanamannya. [65] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [66] Dalam kedua-dua Syurga itu terdapat dua mata air yang terus menerus memancutkan airnya. [67] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [68] Pada keduanya juga terdapat buah-buahan, serta pohon-pohon kurma dan delima [69] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [70] Dalam kedua-dua Syurga itu juga terdapat (teman-teman) yang baik akhlaknya, lagi cantik parasnya. [71] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [72] Dia itu bidadari-bidadari yang hanya tinggal tetap di tempat tinggal masing-masing. [73] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [74] (Bidadari-bidadari itu) tidak pernah disentuh sebelum mereka oleh manusia dan tidak juga oleh jin. [75] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [76] Penduduk Syurga itu (bersenang-senang di dalamnya dengan) berbaring di atas (bantal-bantal dan) cadar-cadar yang hijau warnanya serta permaidani-permaidani yang sangat indah. [77] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [78] Maha Sucilah nama Tuhanmu yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan. |
| Amin |
| Syukran Jazilan Ya Allah... Kau telah kabulkan permintaanku kali ini. Ada lagi permintaan hambamu ini "Semoga aku terus Istiqamah beribadah kepadamu." Amin.... |
| p/s : Catatan ini diakhiri seiring dengan Azan Subuh, 22nd March 2013 @6am |
Sunday, February 12, 2012
Doa siapa yang makbul?
Kisah seorang abang dan seorang adik. Kedua-duanya adalah anak yatim lagi miskin. Mereka tinggal di rumah pusaka tinggalan ibu bapa mereka. Kedua ibu bapa mereka adalah hamba ALLAH yang soleh. Kedua-dua anak dididik untuk bergantung harap dengan Allah SWT.
Akhirnya, Allah mempertemukan seorang perempuan yang cantik lagi kaya dengannya. Perempuan itu jatuh hati kepadanya, lantas berkahwin. Si Abang seperti mendapat durian runtuh dan kehidupannya terus berubah. Dia keluar dari rumah pusaka, dan meninggalkan adiknya. Si Abang akhirnya kaya raya, malah terus kaya apabila dia memasuki medan bisnes. Dia sudah mula alpa dengan ALLAH, melewat-lewatkan solah, jarang membaca Al-Quran, tapi tidak pernah lalai untuk meminta kekayaan daripada ALLAH. Kalau masuk dalam bab perniagaan, kekayaan dunia, maka berbondong-bondong doanya kepada ALLAH. Dan ajaibnya, Allah beri apa yang dia minta. Si abang rasa dia istimewa.
Si adik pula, hidupnya tidak berubah. Dia masih seorang sederhana, dengan kelemahannya sebagai seorang buta huruf, dia hannya mendapat kerjaya sederhana, terus menjaga rumah pusaka. Si adik, juga rajin berdoa. Si abang tahu, si adik rajin berdoa. Tapi Si Abang melihat, hidup adiknya tidak berubah-ubah.
Lantas satu hari, ketika Si Abang menziarahi adiknya, Si Abang berkata dengan sombong:
“Kau kena berdoa kuat lagi. Tengok aku, berdoa je ALLAH makbulkan. Kau ni tak cukup hampir dengan Allah ni. Berdoa pun masih tengok-tengok kertas. Tak cukup hebat.”
Si Adik tersenyum sahaja. Suka abangnya menegur kerana padanya, teguran abang amat bermakna. Si Adik terus hidup sederhana, di dalam rumah pusaka, dengan doa melihat kertas saban hari, dan kehidupannya tetap tidak berubah. Tidak menjadi kaya seperti abang.
Kertas itu tertulis: “ Ya Allah, makbulkan lah segala doa abang aku”
MasyaALLAH!!!
Tanpa sedar kita bongkak. Takabbur. Sedangkan, kita tak tahu, mungkin yang makbul itu adalah doa ibu bapa kita, doa adik beradik kita, doa sahabat-sahabat kita. Bukannya doa kita. Mungkin doa orang lain yang lebih bersih hatinya, lebih suci jiwanya yang makbul, menyebabkan rahmat Allah tumpah pada diri kita. Sebab itu jangan berlagak. Jangan tinggi diri. Jangan rasa doa kitalah yang makbul. Pulangkan semuanya kepada Allah. Doa itu sebahagian daripada usaha sahaja sebenarnya. Dan jangan rasa segan nak minta orang lain doakan kita.
Tiba2 umi tacing, terasa sgt bila ummi terasa diri bagai "saved by the bell" atau dlm erti kata yg len "nasib baik"... sbnr nyer, mgkin ummi terpelihara segala2 sbb doa mak tok. Sbgai contoh mudah, masa nak pekse mikro-p last month, ummi slalu tpon kt mak tok & membebel2 pasal susahnya mikro-p, padahal ummi tau mesti mak tok x paham apa yg ummi bebelkan. Tp mak tok ttp tenang & kata:
" x pa... baca jer lar apa2 yg patut, jgn lupa minta pada Allah unt disenangkan soklan tu. Mak setiap kali lepas sembahyang mesti doa unt hangpa suma. Minta Allah pelihara suma anak menantu, cucu & keluarga mak. Luar waktu smbahyang pon mak minta doa gak. Mudah2an Allah lorongkan jalan pada hang"
Pagi nak pekse tu, ummi suh kak Amy ajar ttg shift, rotate, bukak soklan test 3 yg ummi x attend sbb ummi g miting kt Dungun tu. Tup2, bukak jer paper exam tu, fuh.... d same question appear there... masyaAllah... Mmg Allah lorongkan jalan... Mesti berkat & makbulnya doa mak tok pada ummi. Doa seorg ibu yg tiada hijab unt anak2nya... Ummi kadang2 sedih, sbb bila ummi tengah marah, mesti ummi cakap kasar kt anak2, marahkan depa bila mengacau ummi tgh wat keje opis kat umah... eg : cm kes pagi ne... Padahal abg ngan adik gaduh2 manja jer...(p/s : depa mmg cm anjing ngan kucing, x leh dekat, mesti nk bercakar... tp klu x der abg, mesti adik tcari2.. hehhee..). Risau gak ummi, takut2 ummi telepas cakap, cosider as a Doa seorg ibu, ttba Allah granted apa yg ummi tlepas cakap tu cmner??? Allahh.....
"Ya Allah, ko kurangkanlah rasa Amarah di hati ini. Lembutkanlah hati & lidah ini untuk mengingatiMU ya Allah, agar aku rasa sentiasa bersyukur & redha atas segala ketentuanMU. Kau makbulkanlah Doaku Ya ALLAH"



